motif paving terbaru

Aneka Pola dan Motif Pemasangan Paving Block

Paving Block adalah sebuah produk yang dapat dipasang dengan bermacam jenis dan kombinasi motif pemasangan paving block warna tertentu. Motif atau pola pemasangan paving block warna yang umum digunakan yaitu warna natural, merah, hitam dan paving block motif warna hijau, kuning, dan biru.

Manfaat dan Tujuan Motif Pemasangan Paving Block

Manfaat dalam penggunaan motif paving block dapat memperindah dan mempercantik sebuah bangunan. Tujuan lain pemasangan paving block adalah agar area bangunan yang dipasang dengan paving block akan menjadi terlihat lebih rapih.

Paving block dapat digunakan untuk halaman rumah, carport, jalan atau pun pada tempat parkir kendaraan. Selain menambah keindahan, paving block juga berfungsi sebagai lahan resapan air hujan.

Dalam proses pemasangan paving block, ketebalan dan ukuran paving block adalah hal yang terlebih dahulu harus ditentukan. Sedangkan untuk pemilihan ketebalan dan model paving block ditentukan berdasarkan kebutuhan pemakaiannya.

Apakah dipakai untuk taman, carport rumah atau gedung perkantoran hingga pemakaiannya di jalan umum.

Selain itu, kendaraan apa saja yang bakal melewatinya pun harus diperhitungkan. Hal ini karena akan mempengaruhi umur dari pada paving itu sendiri.

Berikut klasifikasi dan spesifikasi paving block berdasarkan peruntukan penggunaannya :

  1. Ukuran paving block dengan tebal 6 cm. Paving block jenis ini umumnya digunakan untuk perkerasan jalan dan trotoar. Jalan yang menggunakan jenis paving block ini hanya untuk beban yang ringan, dimana yang lewat hanya untuk kendaraan pribadi dan manusia.
  2. Ukuran paving block dengan tebal 8 cm. Paving block jenis ini biasanya diperuntukan untuk jalan dengan beban yang lebih besar, seperti jalan utama perumahan, pabrik, atau lahan parkiran. Kuat tekanan yang dapat ditahan adalah 400 kg/cm² atau biasa disebut dengan istilah paving block K-400.
  3. Ukuran paving block tebal 10 cm. Paving block 10 cm dapat menahan beban hingga 500 kg /cm² (paving block K-500). paving block jenis ini biasa diperuntukan untuk pelabuhan, parkiran container, coal storage yard, dan pabrik.

Hitung Biaya Pemasangan Paving Block Per Meter

Setelah menentukan jenis conblock yang akan digunakan, maka selanjutnya kita perlu mengkalkulasi berapa biaya pemasangan paving block yang akan dikeluarkan.

Ya, memasang paving block membutuhkan kalkulasi yang akurat agar efesinsi bahan yang digunakan dapat tercipta.

Anda harus menghitung terlebih dahulu keperluan bahan paving yang mengacu pada luas bidang tanah, bentuk, dan ukuran paving block yang digunakan agar bahan sesuai dengan kebutuhan.

Beberapa pabrik paving block seperti Asiacon salah satunya menghitung paving dengan menggunakan sistem harga paving block per m2.

Nyatanya, menyusun dan memasang paving block tidak sesederhana yang dibayangkan sebelumnya.

Selain harus mengkalkulasi jumlah paving block, menentukan pola motif paving block dan desain susunan paving block pun harus Anda tentukan.

Jika Anda memilih menggunakan 1 bentuk dan 1 ukuran paving block, pola desain menjadi terbatas sehingga mengkalkulasi bahan yang dibutuhkan akan lebih mudah.

Sedangkan bila Anda hendak menggunakan 2 model paving block atau lebih, maka dibutuhkan perhitungan lebih dalam agar tidak meleset.

Hal ini bertujuan agar bahan material yang digunakan tidak terbuang percuma (waste) dan menjadi lebih efesien.

Pola Pemasangan Paving Block

Agar memudahkan Anda dalam memilih pola pemasangan paving block, berikut beberapa pola dasar pemasangan paving block yang sederhana dan sudah umum diterapkan :

1. Pola dasar dengan 1 model jenis paving block

Terdapat 6 pola dasar dalam penyusunan untuk 1 bentuk/ ukuran paving block yang dikenal di seluruh dunia, yaitu pola straight course, brickwork, square brickwork, diagonal course, basketweave, herringbone dan diagonal herringbone.

2. Pola kombinasi dengan 2 model paving block atau lebih

Untuk pola kombinasi 2 bentuk, Ada 9 pola dasar penyusunan kombinasi untuk 2 model ukuran paving block yang dikenal di seluruh dunia. Pola pemasangan paving block tersebuat adalah pola alternating, windmill, herringbone inserted, cobblestone, hopscotch, offset, plaid, pinwheel dan random.

3. Pola transisi dengan 2 bentuk paving block atau lebih

Untuk pola dasar penyusunan transisi 2 bentuk / ukuran atau lebih paving block, pola jenis ini sangat dinamis sehingga dapat disesuai dengan style dan ukuran yang diinginkan atau dibutuhkan.

Pola tersebut, hanya dapat diterapkan jika model paving block yang digunakan berbentuk kotak atau persegi.

Motif Pemasangan Paving Block

Jika mengetahui pola dasar pemasangan paving block, selanjutnya adalah pemasangan paving block dengan bentuk yang lebih kompleks.

Dalam pemasangan paving block yang baik, bukan hanya bertujuan untuk estetika saja, namun untuk membuat paving block saling terkunci dengan kuat.

Dan berikut beberapa pola pemasangan paving block dengan bentuk segi empat yang banyak digunakan:

1. Motif Paving Block Susun bata (Strecher)

Sama seperti namanya, pola susun bata mirip ketika sedang memasang batu bata pada dinding sebuah bangunan. seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut :

motif pemasangan paving block

Dari segi pemasangan, pola susun bata tergolong pola yang sangat sederhana dan mudah untuk digunakan, namun kelemahan dari pola ini adalah kekuatan penguncian antar paving block yang memiliki kekuatan pengunci yang rendah.

Pola batu bata memang tidak bisa terlalu banyak menerima beban berat dari lalu lintas kendaraan.

2. Motif Paving Block Anyaman Tikar ( Basket weave)

Pada pola ini, paving block dibuat dengan cara disusun secara selang seling dua buah arah vertikal dan dua buah arah horizontal pada setiap barisnya. Agar lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar berikut :

motif paving block

Pola Anyaman tikar memiliki kekuatan pengunci tingkat sedang. Pola ini biasanya digunakan pada trotoar, taman, tempat parkir, dan garasi.

3. Motif Pemasangan Paving Block Tulang ikan (Herring bone)

Pemasangan dengan menggunakan Pola Tulang ikan dibagi menjadi dua jenis, yaitu pola tulang ikan 90° dan pola tulang ikan 45°.

Untuk Pola tulang ikan 90°, paving block yang digunakan disusun saling tegak lurus membentuk sudut 90°.

Sedangkan untuk pola tulang ikan 45°, Paving block disusun dengan arah diagonal membentuk sudut 45°, berikut contohnya :

pola pemasangan paving block

Karena pola tulang ikan memiliki daya penguncian paling baik dan kuat diantara pola lainnya, maka pola pemasangan paving block jenis ini banyak dipilih oleh para perancang paving block.

Sehingga sangat baik untuk diaplikasikan dimanapun seperti taman, trotoar, tempat parkir, jalan lingkungan, bahkan terminal bus.

Demikianlah pembahasan kita seputar pola pemasangan paving block beserta motif-motif pemasangan paving block yang banyak digunakan di Indonesia.

Jika Anda ingin mendapatkan hasil yang terbaik, maka kami menyarankan agar Anda juga mempelajari tahapan-tahapan pada pekerjaan pemasangan paving block.

Anda dapat mempelajari hal tersebut pada artikel kami yang lainnya yaitu : Cara Memasang Paving Block Yang Bagus.

Semoga pembahasan kita kali ini dapat bermanfaat untuk Anda.

by : ASIACONPabrik Paving Block, U Ditch, Buis beton, Pagar Panel Beton

Bagaimana Kami Dapat Membantu Anda ?

Untuk membuat janji presentasi atau informasi lebih lanjut, hubungi kami sekarang juga !

Bagaimana Kami Dapat Membantu Anda ?

Untuk membuat janji presentasi atau informasi lebih lanjut, hubungi kami sekarang juga !

source : motif pemasangan paving block, pola pemasangan paving block, motif paving warna, motif paving terbaru, motif paving block

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove
Aneka Pola dan Motif Pemasangan Paving Block
5 (100%) 10 votes

Halaman Terkait :

Posted in News, Paving Block and tagged , , , .