arti girder beton adalah

Pengertian dan Jenis Balok Girder Beton

Pengertian dan Fungsi Balok Girder Beton

Dalam dunia konstruksi, arti girder beton adalah sebuah balok yang berada di antara dua penyangga yang dapat berupa pear atau abutment.

Pada umumnya girder beton tersebut berupa balok baja berbentuk profil I, namun ada juga yang berbentuk kotak atau box (sering disebut dengan box girder) dan juga beberapa bentuk lainnya.

Sehingga yang dimaksud dengan girder beton adalah balok seperti definisi tersebut namun terbuat dari beton.

Fungsi dari balok girder beton adalah untuk menyalurkan beban di atas konstruksi untuk dikirimkan ke struktur di bagian bawahnya, yakni abutment, agar bisa diredam dan menghindari persimpangan beban atau gaya.

Girder memiliki bentang panjang dari 20 meter hingga 40 meter sehingga sering digunakan dalam konstruksi jembatan, jalan tol, fly over dan konstruksi bentang panjang lainnya.

Saat ini girder cukup populer di kalangan para kontraktor karena kelebihannya yang praktis dan lebih kuat.

Jenis dan Bentuk Balok Girder Beton Berdasarkan Sistem Perancangannya

Menurut sistem perancangannya, girder beton adalah girder yang dapat dibedakan menjadi dua, yaitu girder precast dan juga girder on-site.

Girder beton precast merupakan girder beton yang telah diproduksi dan dicetak di pabrik kemudian ditransportasikan ke tempat proyek atau lapangan di mana girder tersebut akan digunakan.

Sedangkan on-site girder adalah girder beton yang dicor di lapangan atau tempat pelaksanaan proyek.

Girder on-site ini dapat berupa girder custom atau girder yang dirancang sesuai model dan mengikuti proses perancangan beton pada umumnya, yaitu menggunakan bekisting sebagai bentuk cetakannya.

Beberapa bentuk girder beton adalah girder dengan model balok I dan box serta ada juga girder dengan balok berbentu T. 

Berikut ini adalah penjelasan dari masing-masing bentuk girder tersebut.

  1. Box girder

    Girder beton dengan bentuk box girder sangat tepat bila digunakan untuk konstruksi jembatan berbentang panjang. Pada umumnya box girder ini akan dirancang dengan bentuk struktur yang menerus di atas pilar. Hal ini dikarenakan box girder yang berupa beton prategang memang sangat menguntungkan untuk desain bentang menerus.
    Meskipun bernama box yang memiliki arti kotak, bentuk box girder ini tidak hanya kotak saja, namun memungkinkan juga untuk menggunakan bentuk trapesium. Dalam kenyataannya di dunia konstruksi pun bentuk trapesium lebih digemari karena penggunaannya yang dirasa lebih efisien bila dibandingkan dengan box girder yang berbentuk kotak.

  2. Girder balok I

    Girder dengan bentukan balok letter I umumnya disebut juga dengan PCI girder yang memang dibuat dari material beton. Girder ini dapat diproduksi dengan bahan non komposit maupun berbahan komposit. Penggunaan kedua bahan tersebut tergantung dari jenis kekuatan yang dibutuhkan untuk konstruksi dan juga biaya yang dibutuhkan pada sebuah proyek yang menggunakan girder beton berbentuk letter I tersebut.

  3. Girder balok T

    Girder beton berbentuk balok letter T akan lebih efisien dan ekonomis bila digunakan untuk konstruksi dengan bentang 40 hingga 60 kaki. Hanya saja untuk konstruksi jembatan miring, penggunaan girder balok T tersebut akan membutuhkan rangka kerja dengan tingkat kerumitan yang lebih tinggi. Anjuran perbandingan antara bentang dan tebal struktur yang menggunakan girder beton T ini adalah sebesar 0,07 untuk struktur bentang yang sederhana dan 0,065 untuk struktur bentang menerus.

Metode Pemasangan Balok Girder Beton

Metode pemasangan girder beton adalah dapat menggunakan bantuan crane untuk mengangkat dan meletakkan girder tersebut di bagian atas abutment.

Pemasangan ini memerlukah tingkat kehati-hatian yang tinggi sesuai dengan arahan dari arsitek dan kontraktor proyek yang bersangkutan.

Pengangkatan girder yang dilakukan oleh crane ini haruslah dilakukan secara bersamaan dan secara seimbang, tidak saling mendahului atau melebihi yang lain agar girder tetap seimbang dan tidak jatuh.

Setelah pengangkatan selesai, dilanjutkan dengan memasang besi untuk tambahan tulangan dari girder beton tersebut.

Pemasangan besi dilakukan bersamaan dengan auger dan wedges untuk kemudian menjadi tulangan.

Tiap sisi kanan dan kiri balok girder yang telah memiliki tulangan, disambung dan diberi tulangan tambahan, kemudian dicor agar tiap-tiap girder beton saling mengikat dan tidak terlepas dari posisinya.

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian dan fungsi dari girder beton, beserta metode pelaksanaan pekerjaan pemasangan girder beton.

Dalam pemasangan girder beton adalah dapat ditentukan lurus maupun tidaknya dengan menggunakan sistem sensor yang terhubung ke layar monitor seperti misalnya Structural Health Monitoring System (SMHS).

Semoga bermanfaat.

Bagaimana Kami Dapat Membantu Anda ?

Untuk membuat janji presentasi atau informasi lebih lanjut, hubungi kami sekarang juga !

Bagaimana Kami Dapat Membantu Anda ?

Untuk membuat janji presentasi atau informasi lebih lanjut, hubungi kami sekarang juga !

source : girder beton, girder adalah, fungsi girder, arti girder

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove
Pengertian dan Jenis Balok Girder Beton
4.9 (98.26%) 23 votes

Halaman Terkait :

Posted in Beton Prategang, News and tagged .