kelebihan dan kekurangan beton precast

Apa Saja Kelebihan dan Kekurangan Beton Precast ?

Kelebihan dan kekurangan beton precast.Beton adalah salah satu komponen yang penting dalam membuat bangunan, yang cara membuatnya pun semakin berkembang mulai dari beton konvensional hingga beton pracetak atau beton precast. Jika beton konvensional dibuat langsung pada tempat yang sedang dibangun, beton precast dibuat di pabrik atau workshop secara massal.

Beton precast dibuat berdasarkan cetakan yang sudah ditentukan dan dirawat dengan baik, kemudian baru dipasang pada tempat pembangunan. Dalam penerapannya, tentu ada kelebihan dan kekurangan beton precast dibanding dengan beton konvensional.

Namun sebelum Anda melanjutkan membaca, ada baiknya jika Anda terlebih dahulu melihat pembahasan kami sebelumnya tentang Pengertian Beton Precast dan Fungsinya. Selanjutnya, dengan mengetahui kelebihan dan kekurangan beton precast tersebut, kita dapat lebih menyesuaikan penggunaannya sesuai dengan kebutuhan.

Kelebihan dan Kekurangan Beton Precast (Beton Pracetak)

  • Kelebihan Beton Precast

Seperti yang telah diulas pada bagian sebelumnya, terdapat kelebihan dan kekurangan beton precast yang perlu kita ketahui. Pada bagian ini, kita akan membahas mengenai kelebihan beton precast terlebih dahulu.

Berikut adalah beberapa kelebihan dari penggunaan beton precast dalam membuat bangunan:

1. Hemat Waktu dan Efisien

Karena beton precast dibuat secara keseluruhan di pabrik, proses pembangunan atau konstruksi akan jauh lebih cepat dibanding dengan menggunakan beton konvensional. Beton precast bisa langsung dipasang di bagian yang dibutuhkan, tidak seperti beton konvensional yang harus dibuat dari awal.

Hal ini tentunya akan menghemat lebih banyak waktu yang dapat digunakan untuk kegiatan konstruksi lainnya sehingga dapat berjalan lebih efisien.

2. Berkualitas dan Bermutu Baik

mutu beton precast

Quality Control Pada Beton

Beton precast dibuat mengikuti standar tertentu dan dijaga kualitasnya agar menghasilkan mutu beton yang baik.

Beton precast juga dirawat dengan metode yang memenuhi standar hingga mencapai umur perawatan atau umur rencana, yang menunjukkan bahwa beton precast sudah siap digunakan.

Selain itu, produksi beton precast tidak terpengaruh cuaca karena dilakukan dalam pabrik sehingga tidak mengganggu proses pembuatan dan merusak kualitas beton.

Kualitas serta mutu beton dari beton pracetak juga lebih terjaga, karena telah melalui serangkaian proses Quality Control dalam pabrik.

3. Ramah Lingkungan

Pada penggunaan beton konvensional yang dibuat dan dicor langsung pada tempat konstruksi, akan ada limbah dari sisa-sisa pengerjaan yang dapat merusak lingkungan sekitar. Hal itu tidak akan terjadi jika menggunakan beton precast karena dibuat di tempat yang terpisah dan khusus.

Menggunakan beton precast hanya tinggal dipasang pada tempat konstruksi, sehingga lebih ramah lingkungan.

4. Mengurangi Biaya Tenaga Kerja

Menggunakan beton precast dalam proses konstruksi tentu akan lebih mengurangi jumlah tenaga kerja yang digunakan, karena tinggal memasang beton di lokasi tersebut. Sedangkan jika menggunakan beton konvensional, akan butuh lebih banyak tenaga dalam membuat dan mengecor beton di lokasi konstruksi.

Hal ini berarti menggunakan beton precast akan mengurangi biaya tenaga kerja dibandingkan dengan menggunakan beton konvensional.

  • Kekurangan Beton Precast

Kita mengetahui bahwa terdapat kelebihan dan kekurangan beton precast, bukan hanya ada kelebihannya saja. Berikut adalah beberapa kekurangan beton precast dalam proses pembangunan atau konstruksi secara keseluruhan:

1. Membutuhkan Biaya Transportasi dan Pemasangan

Karena beton precast dibuat di tempat yang berbeda dengan lokasi konstruksi, tentu dibutuhkan pemindahan beton dari pabrik ke lokasi tersebut. Hal ini menyebabkan munculnya biaya transportasi untuk mengantar beton precast dengan aman dan tetap terjaga kualitasnya.

Selain itu, terdapat juga biaya pemasangan karena diperlukan peralatan serta tenaga kerja untuk memasang beton. Saat pemasangan juga bisa saja muncul biaya-biaya yang tak terduga, misalnya untuk elemen-elemen penyambungan beton.

2. Membutuhkan Tempat Pembuatan dan Perawatan

keuntungan dan kerugian beton precastDalam membuat beton precast, dibutuhkan tempat yang luas untuk dalam proses produksi hingga perawatan beton tersebut. Berbeda dengan menggunakan beton konvensional yang tidak perlu lokasi khusus untuk pembuatan, karena dapat dibuat langsung di lokasi konstruksi.

Beton precast membutuhkan tempat terpisah yang memenuhi standar tertentu agar dapat menghasilkan kualitas beton yang baik dan bermutu tinggi.

 

 

Demikianlah penjabaran seputar kelebihan dan kekurangan beton precast dalam penerapan pada proses konstruksi yang perlu untuk kita ketahui. Adanya kelebihan dan kekurangan beton precast tersebut dapat membantu kita untuk menimbang penggunaan beton precast.

Semuanya kembali lagi disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi pembangunan yang akan dilakukan. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda!

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove
Apa Saja Kelebihan dan Kekurangan Beton Precast ?
5 (100%) 26 votes

Halaman Terkait :

Posted in Beton Precast, News and tagged , .