fungsi dan pengertian besi wiremesh adalah

Apa Kelebihan Wiremesh ?

PENGERTIAN WIREMESH

Wiremesh atau yang bisa di sebut Jaring kawat las, atau kain kawat las, atau “jaring las” adalah kisi sambungan prefabrikasi fusi elektrik yang terdiri dari serangkaian kabel longitudinal paralel dengan jarak akurat yang dilas ke kabel silang pada jarak yang diperlukan.

Mesin digunakan untuk menghasilkan mesh dengan kontrol dimensi yang tepat. Produk ini dapat menghasilkan penghematan yang cukup besar dalam waktu, tenaga dan uang.

PENGGUNAAN WIREMESH

Jaring kawat yang dilas adalah layar kawat logam yang terbuat dari kawat baja karbon rendah atau kawat baja tahan karat. Ini tersedia dalam berbagai ukuran dan bentuk. Ini banyak digunakan di sektor pertanian, industri, transportasi, hortikultura dan pengadaan makanan. Itu juga digunakan di tambang, berkebun, perlindungan mesin dan dekorasi lainnya.

Jaring las adalah istilah yang diberikan untuk jenis pagar penghalang yang dibuat dalam bentuk persegi, persegi panjang atau belah ketupat dari kawat baja, dilas di setiap persimpangan.

KELEBIHAN WIREMESH

  Mudah dan cepat untuk pemasangannya.
    Dapat menghemat penggunaan kawat bendrat dan tidak perlu menganyam sendiri secara manual
    Dapat dijadikan sebagai pelat lantai
    Dapat digunakan untuk perkuatan konstruksi bangunan b-panel

Untuk ukuran standar diameter yang umum digunakan pada besi wiremesh ini, yaitu mulai dari 4 mm sampai maksimumnya 12 mm. Penyebutan untuk ukuran diameter wiremesh ini biasanya ditulis dengan M4, M5, dan sebagainya

 

JENIS- JENIS WIREMESH

Wiremesh memiliki jenis yang beragam, namun sudah taukah Perkasa Partner tentang jenis-jenisnya? Jenis produk ini bisa diketahui berdasarkan berdasarkan material pembuatannya dan proses pembuatannya.

1. Berdasarkan material pembuatannya
Wiremesh terbuat dari logam yang terdiri dari baja karbon tinggi, baja karbon rendah, tembaga, alumunium dan nikel. Keuntungan menggunakan bahan baja karbon rendah yang memiliki kadar karbon 0.30%  yaitu karena mudah dibentuk namun kekuatannya relatif rendah.

Sedangkan wiremesh yang terbuat dari baja karbon tinggi memiliki kadar karbon lebih dari 0.70% sehingga lebih kuat dan lebih keras dari baja karbon rendah dengan sifatnya yang tahan aus. Selain terbuat dari kedua bahan tersebut, wiremesh yang terbuat dari campuran tembaga, alumunium dan nikel memungkinkan  wiremesh terhindar dari karat, korosi dan lebih tahan lama.

2. Berdasarkan proses pembuatannya
Berdasarkan proses pembuatannya dibagi menjadi welded wiremesh (wiremesh las) dan woven wiremesh (wiremesh anyam). Meski begitu, hanya welded wiremesh yang banyak beredar di pasar Indonesia. Wiremesh las dibentuk dengan menggunakan mesin las bertegangan tinggi (electrical resistance). Baja tulangan yang telah disesuaikan diameter dan panjangnya akan diatur membentuk baris dan kolom yang saling berpotongan.

Titik perpotongan itu akan di las sehingga akan menempel satu sama lain. Hal ini menyebabkan masing-masing kolom dan baris mencapai panjang dan lebar yang diinginkan. Ada banyak metode pengelasan yang bisa digunakan dalam produk wiremesh. Hanya saja, sejauh ini, teknik pengelasan dengan electrical resistance dianggap sebagai teknik yang paling ekonomis. Setelah selesai di las, terbentuklah lembaran jejaring besi datar dan kaku. Besi wiremesh yang masuk dalam kategori woven wiremesh memiliki model anyaman yang berbeda-beda.

Tipe anyaman dapat dibedakan menjadi 5 :

•    Double Weave merupakan jenis anyaman berkerut yang mana anyamannya dibuat dobel sehingga memberikan ketahanan yang kuat. Biasa digunakan untuk pertambangan, perternakan dan lainnya.

•    Plain Weave merupakan tenunan polos yang paling umum dari semua produk anyaman wiremesh yang berukuran 3 x 3 atau lebih halus dibuat dengan menggunakan pola tenunan polos.

•    will Weave memiliki tipe anyaman yang mirip dengan Plain Weave Wire Mesh dengan model anyaman zig-zag antara bagian atas dan bawah kawat sehingga menghasilkan anyaman yang kuat.

•    Plain Dutch Weave merupakan jenis anyaman yang dibuat serapat mungkin sehingga hasil anyaman lebih padat. Biasa digunakan sebagai filter

•    Flat Top Weave merupakan tipe anyaman yang kokoh dengan permukaan rata yang biasa digunakan sebagai salah satu elemen arsitektur.

CARA MENGHITUNG BERAT WIREMESH

Cara Menghitung Berat Wiremesh
Pada dasarnya, wiremesh disusun dari wirerod atau kawat baja. Sehingga, cara menghitung berat wiremesh juga diturunkan dari cara menghitung berat besi beton.

Nah, bagaimana caranya? Simak perhitungan berikut ini.

Berat Besi Beton = 0.25 x 𝝅 x Diameter2 x Panjang
Cara menghitung berat besi beton per meter dengan diameter 10 mm
𝝅 = 3.14
Diameter = 10 mm
Panjang = 1000 mm
Berat jenis besi = 7.85 Kg / 1000000 mm3

Berat Besi Beton = 0.25 x 𝝅 x Diameter2 x Panjang x Berat Jenis Besi
= 0.25 x 3.14 x 102 x 1000 x 7.85Kg/1.000.000 mm3
= 0.6165 kg/m3


Dengan kata lain, karena diameter besi beton merupakan variabel bebas dalam perhitungan berat wiremesh, maka bisa disederhanakan menjadi 0.006165 kg/m3 x Diameter2.

Cek Disini: Harga Paving Per Meter Asiacon

Sekian pembahasan tentang wiremesh semoga saja dapat menambah wawasan anda dan semoga dapat bermanfaat.

Bagaimana Kami Dapat Membantu Anda?

Informasi produk & cara pemesanan, hubungi kami via WhatsApp!

source : #beton adalah #berat jenis beton #rumus berat jenis beton

Let's Share This:
Posted in News and tagged , .