Mengenal Jenis dan Ukuran Gorong-gorong Beton

Jenis-jenis dan Ukuran Gorong-Gorong Beton

Dewasa ini, gorong-gorong beton banyak digunakan untuk berbagai keperluan. Perkembangan teknologi beton memunculkan jenis gorong-gorong yang lebih berkualitas, awet, dan efisien daripada material konvensional seperti batu kali. Di bawah ini akan dijelaskan beberapa jenis beton yang banyak digunakan di negara kita.

1. Buis Beton

buis beton gorong gorong

Gbr. Buis Beton

Salah satu jenis gorong-gorong yang banyak digunakan adalah buis beton. Jenis gorong-gorong beton ini merupakan yang paling tua di antara jenis lainnya karena sudah banyak dikenal jauh sebelum tahun 1984.
Dahulu pembuatannya dilakukan secara manual, yaitu dengan menyusun dua buah cetakan lingkaran untuk membentuk batas luar dan dalamnya. Kemudian, dimasukkan campuran pasir dan semen ke dalamnya. Seiring dengan perkembangan teknologi, kini buis beton juga diproduksi di pabrik, baik dengan atau tanpa besi tulangan di dalamnya.
Buis beton memiliki bentuk dasar lingkaran, sehingga sering disebut juga pipa beton. Ada yang berbentuk lingkaran penuh. Namun, ada juga yang berbentuk setengah lingkaran. Gorong-gorong ini memiliki diameter dan kedalaman yang bervariasi. Diameter buis beton berada dalam kisaran 20 hingga 150 cm. Sementara itu, panjangnya ada yang 50 dan 100 cm.
Gorong-gorong beton jenis ini sering dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Salah satunya adalah saluran air yang ditanam. Untuk pemasangan saluran air di bawah jalan yang dilalui kendaraan berat, biasanya buis beton yang digunakan adalah yang disertai tulangan. Sementara itu, yang tanpa tulangan sering digunakan sebagai saluran air di sisi jalan atau yang dilalui kendaraan ringan.
Selain sebagai saluran air, buis beton juga digunakan untuk beberapa keperluan, seperti septic tank, sumur air dan sumur resapan, fondasi bangunan, hingga pengganti pot di taman.

2. Box Culvert

ukuran box culvert

Gbr. Box Culvert

Jenis gorong-gorong beton lainnya adalah box culvert. Sesuai dengan namanya, saluran ini memiliki bentuk segi empat, terbuat dari beton dengan tulangan sehingga lebih kokoh dan kuat menahan beban. Box culvert memiliki bagian yang bernama spigot dan socket.
Bagian ini digunakan untuk menyambung tiap komponen gorong-gorong agar bisa tetap menyatu meskipun terjadi pergerakan pada tanah. Selain itu, bagian ini juga menghindarkan air tanah masuk ke dalam, sehingga sangat cocok untuk difungsikan sebagai saluran air.
Selain saluran air, gorong-gorong box culvert ini juga dimanfaatkan untuk banyak hal, antara lain saluran pembuangan, jembatan, terowongan, hingga lorong bawah tanah. Gorong-gorong yang diperlukan bisa terbuat dari berbagai ukuran sesuai dengan medannya. Ukuran gorong-gorong beton siap pakai (precast) pada umumnya berkisar antara 40 x 40 cm hingga 200 x 200 cm dengan panjang 100 cm.
Box culvert bisa dibuat dengan melakukan pengecoran langsung di tempat konstruksi agar ukurannya sesuai dengan kebutuhan. Namun, untuk beberapa proyek seperti renovasi jalan, hal ini justru dapat menghambat lalu lintas. Penggunaan gorong-gorong precast sangat membantu proses pembangunan menjadi lebih cepat dan ekonomis.

3. U Ditch

saluran u ditch

Gbr. U-Ditch

Serupa dengan box culvert, U Ditch merupakan jenis gorong-gorong beton yang terbuka pada bagian atasnya, sehingga membentuk huruf U. Penyedia gorong-gorong precast biasanya juga menyediakan tutup dengan berbagai ukuran dan ketahanan. Dimensi gorong-gorong bervariasi mulai ukuran 30 x 30 cm hingga 120 x 120 cm dengan panjang 120 cm.

Jenis saluran yang terbuat dari beton ini sering digunakan untuk saluran air, baik di jalan raya, perumahan, dan sebagainya. Keberadaan penutupnya sangat memudahkan proses pemeriksaan dan perawatan selama penggunaan. Proses pembersihan saluran dari material yang menyumbat juga menjadi lebih mudah. Hal ini menjadikan U Ditch cukup populer.

Posted in Blog and tagged , , , , , .